“Saya mau ngasi perkutut buat pondok.” Begitu ucap teman saat kembali datang ke pondok. Sudah lama tidak ketemu, dan datang lagi setelah dia kembali sadar dan akan membela Islam lagi. Dia bercerita bahwa kematian kawannya terasa bagi dirinya, sedih dan...
“Bila tidak sanggup membiayai pondok, jangan buat pondok”, itu ujung perkataan saat pondok kami berdiskusi dengan sebuah yayasan besar yang ingin meminjamkan lahan dan gedungnya untuk dikelola beberapa waktu lalu. Saat mendengarkan pemaparannya,...
“Saya lebih suka mengajarkan santri laki-laki.” Begitu ucapan seorang ustadz pada satu perbincangan ringan. Kami tertawa bersama, karena bagi seorang ayah, punya tantangan tersendiri saat mengajar santri putri. Pengajar di pondok lebih banyak ustadzah,...
Kami telah menerima bukti pembayaran anda. Untuk langkah berikutnya, mohon ditunggu kontak kami melalui nomor Whatsapp yang telah anda berikan kepada kami.