“Sudah dikasi daftar mau beli tempe, tahu dan macam-macam.” Begitu kata Ibu Nyai pondok sebelum berangkat ke pasar. Beliau mendapatkan permintaan dari kepala dapur pondok untuk pemenuhan stok bahan lauk makan para santri beberapa hari ke depan. Alhamdulillah, sejak berdiri pondok, stok dapur untuk bahan makanan santri selalu terpenuhi. Bukan makanan mewah, hanya lauk sederhana tetapi cukup untuk kebutuhan gizi santri. Yang terpenting adalah makanan itu halal dan diperoleh dari jalan yang halal bahkan bila dibantu, pun oleh orang yang dikenal baik yang memiliki usaha halal. Dengan itu, semoga para santri menjadi orang yang zuhud yang pasti dicintai semua manusia dan Allah SWT.
مَن صبر على الأذى، وترك الشهوات، وأكل الخبز من حلاله؛ فقد أخذ بأصل الزهد .
《 الزهد الكبير للبيهقي، ١٠١ 》
“Siapa saja yang bersabar dalam penderitaan, meninggalkan syahwat (keinginan) memakan roti (makanan orang biasa) yang halal, maka sungguh dia telah mengambil pangkal kezuhudan.”
[ Yusuf bin Asbat rahimahullah ]
=======