“Kalau edit text msh bisa segera, kalau edit gambar hrs di komp.” Begitu kata ustadz yang bertugas mengeluarkan produk sosmed tentang pondok. Hal itu berkaitan dengan satu postingan yang kehilangan satu kata tetapi merubah keseluruhan makna. Ini bukan kekeliruannya, tetapi sumbernya yang memang memberikan dengan kekurangan. Alhamdulillah cepat diedit dan diperbaiki. Kekeliruan yang wajar dan tidak mengurangi sikap untuk selalu bersyukur.

قال صالح الدمشقي لابنه: “يا بني، إذا مرَّ بك يوم وليلة قد سلم فيهما دينك، وجسمك، ومالك، وعيالك فأكثِر الشكر لله تعالى، فكم من مسلوب دينه، ومنزوع مُلكه، ومهتوك ستره، ومقصوم ظهره في ذلك اليوم، وأنت في عافية”.

《 سير أعلام النبلاء، الذهبي، ٣/٢٢٢ 》

“Salih al-Dimashqi berkata kepada putranya: “Anakku, jika suatu hari dan malam berlalu di mana agamamu, tubuhmu, hartamu, dan keluargamu aman, maka bersyukurlah kepada Allah SWT yang sebesar-besarnya. Betapa banyak orang yang telah kehilangan agamanya, dirampas hartanya, dilecehkan kehormatannya, dan dipatahkan punggungnya pada hari itu, sementara kamu dalam keadaan sehat.”

[ Al-Dzahabi rahimahullah ]

=======