Sekolah bagi anak usia dini, bermain adalah belajar, menyimak cerita adalah membaca, berkarya adalah menulis. Saat berkarya, anak akan menunjukkan kemampuannya dalam pemahaman dan pengungkapan. Dari karyanya, orangtua dan guru dapat melihat pemahaman anak terhadap suatu topik, wawasan, atau pengetahuan yang telah ia dapatkan sebelumnya. Dari karyanya, kita dapat melihat apakah anak memahami suatu konsep dari objek yang dibuat karyanya dan apakah anak mampu menuangkan kembali pemahamannya dalam beragam bentuk karya.
Mengajak anak berkarya di usia dini, bukan berarti mengajaknya menjadi seniman di kemudian hari. Berkarya sama pentingnya bagi manusia dewasa dalam menuliskan kembali hasil belajarnya. Berkarya merupakan proses ‘menulis’ anak setelah ia ‘membaca’. Makna berkarya bagi anak lebih luas daripada hanya sekedar penilaian estetika hasil karya. Dan bukan untuk dinilai bagus atau tidaknya hasil karya secara visual di mata orang dewasa. Makna berkarya untuk anak usia dini adalah sebagai proses belajar dan perkembangan otaknya.