Seorang walisantri mengatakan bahwa anaknya akan tetap di pondok sampai terus menjadi ustadzah di pondok. Alhamdulillah, kami katakan. Kami senang dengan niat baik untuk kebaikan pondok. Kami sering katakan kepada para santri bahwa mereka adalah anak-anak kami, yang tentu kami bertanggung jawab untuk apapun keadaan mereka. Termasuk mereka pun sejatinya yang memiliki pondok ini dan turut bertanggungjawab ke depannya untuk memajukan pondok. Karena, mereka menyadari bahwa melalui pondok ini pahala amal sholeh mereka tidak akan pernah terputus.
“من أحب أن ﻻ ينقطع عمله بعد موته فلينشر العلم”
《 التذكرة، ٥٥》
“Siapa yang ingin amalnya tidak terputus setelah dia mati, maka sebarkanlah ilmu (agama).”
[ Ibnu Al-Jauzi rahimahullah ]