Saat santri berfikir untuk mengejar impian, sejatinya mereka berfikir tentang masa depan. Mau jadi seorang apa kelak. Tak masalah untuk memikirkan meraih impian atau masa depan, asalkan tetap berada dalam koridor jatidirinya sebagai muslim. Tentunya akan lebih tepat bila berfikir tentang masa depan yang sejati.

Karena untuk menilai tentang masa depan, bagi seorang muslim haruslah dengan pandangan khusus. Dan di pondok pesantren lah salah satu jalan untuk meraih masa depan sejati.

إن المستقبل الحقيقي هو أن تُرضيَ الله وأن تنجوَ من ناره، وتدخُل الجنة

“Masa depan yang sejati adalah saat engkau membuat Allah ridha, selamat dari api neraka-Nya dan masuk surga-Nya.”

[ Syaikh ‘Ali ath-Thanthawi rahimahullah ]

=======