Tidak ada santri yang sombong. Ya, tidak ada. Santri dimanapun pondok pesantrennya akan diajarkan adab. Santri adalah para penuntut ilmu, dan bila kesombongan ada pada diri santri maka terhalanglah ilmu. Ibarat air tidak akan mengalir ke tempat yang lebih tinggi. Tentu santri yang dimaksud adalah santri pada pondok pesantren yang sebenar-benarnya mengajarkan ilmu dan mencanangkan dakwah bagi para santrinya. Dan pondok pesantren seperti ini pastinya dikelola oleh para kiyai dan guru yang baik, ikhlas dan mumpuni serta para pengemban dakwah. Pengajarannya akan mendidik santri untuk selalu menerima kebenaran dan tidak meremehkan orang lain, menyayangi manusia dengan dakwah yang dilakukannya. Apalagi di pondok santri akan dibiasakan dan diperbanyak sholatnya. Dan sholat itu obat kesombongan. 

وإذا رأيت متكبراً فاعلم أنه قليل الصلاة أو عديمها لا يجتمع كبر مع كثرة سجود

《 الجامع لأحكام القرآن، الإمام أبو عبد الله محمد بن أحمد الأنصاري القرطبي، ٦٩/١ 》

“Apabila Engkau melihat pribadi yang sombong, maka ketahuilah bahwasanya ia jarang mengerjakan shalat atau tak pernah shalat. Sebab tak akan pernah menyatu rasa sombong bersama banyaknya sujud.”

[ Al-Qurthubi rahimahullah ]

=======