“Mungkin hal ini yang saya lupa mempersiapkannya.” Kira-kira begitu ucap seorang teman saat dalam satu kunjungan kepada kami. Beliau baru pertama kali ke pondok, melihat keadaan pondok.  Alhamdulillah, beliau sangat senang setelah tahu keadaan pondok memberikan pengajaran kecakapan menjahit dan memasak untuk para santri putri kami. Tentu tsaqofah Islam dan hafalan Al Qur’an pun kami siapkan. Memang mempersiapkan seorang muslimah untuk menjadi ibu rumah tangga shalehah itu penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah mempersiapkan para pemuda muslim agar menjadi laki-laki shaleh yang siap membawa keluarganya ke surga.

يحكي أحد أَبناء الشيخ محمد بن آدم الأَثيوبي رحمه الله: أن الشيخ مرة في مرضه قال لزوجته: سامحيني أَتعبتك؛ صبرت على فقري وانشغالي.

فقالت له: ما هذا الكلام الذي تقوله؟

 أنت أدخلتنا الجنّة في هذه الدنيا قبل  أن ندخُلَها!”.

《 اضاءات، لسالم العماري، ١٤ 》

“Salah seorang putra Syaikh Muhammad bin Adam Al Atsiyubi rahimahullah berkata: “Syaikh pernah berkata kepada istrinya saat ia sakit: “Maafkanlah aku karena telah menyusahkanmu; engkau sabar menghadapi kemiskinan dan kesibukanku.

Istrinya berkata: “Apa yang kamu katakan?” Engkau telah membawa kami ke surga di dunia ini bahkan sebelum kami memasukinya!”

[ Salim al Imari rahimahullah ]

=======